Rabu, 03 Oktober 2012

Kalimat Efektif


Minggu ke 5

Kalimat efektif adalah kalimat yang secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis dan sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya di dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan oleh pembicara atau penulis.

SYARAT KALIMAT EFEKTIF :

a.    Bentukan kata harus sesuai EYD
b.    Struktur kalimat tepat
c.    Kesejajaran
d.    Kontaminasi
e.    Pleonasme
f.    Menggunakan kata baku
g.    Kelogisan


Ciri-ciri kalimat efektif:

(1) kesepadanan/kepadanan struktur
(2) keparalelan/kesejajaran bentuk,
(3) ketegasan/penekanan kata,
(4) kehematan kata,
(5) kelogisan bahasa,
Kalimat Nonefektif

• Kalimat mengandung makna ganda
• Kalimat makna nirlogis
• Kalimat mengandung gejala pleonastis
• Kalimat terlalu panjang
• Kalimat tidak lengkap
Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan.

CIRI KESEPADANAN

1)     Mempunyai struktur jelas.
2)     Kejelasan subjek dapat dilakukan dengan tidak menggunakan kata depan: di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, yang ditempatkan di depan subjek.
3)     Tidak terdapat subjek ganda.
4)     Kalimat penghubung intrakalimat tidak dipakai pada kalimat tunggal
5)     Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.

Kesejajaran

Kesejajaran berarti kesamaan bentuk kata yang digunakandalam kalimat. Bila bentuk pertama menggunakan kata kerja, bentuk selanjutnya juga harus kata kerja

Contoh:
1.    Tugas para pekerja itu adalah mengecat rumah, perbaikan saluran air, dan pemasangan pagar.
2.    Kegiatan hari ini adalah mengedit karangan yang masuk dan perbaikan kata-kata yang salah.
Perbaikannya :
1.    Tugas para pekerja itu adalah pengecatan rumah, perbaikan saluran air, dan pemasangan pagar.
2.    Kagiatan hari ini adalah pengeditan karangan yang masuk dan perbaikan kata-kata yang salah.
KETEGASAN ATAU PENEKANAN KATA :

Merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan.

Ada beberapa cara penekanan dalam kalimat:

1. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat
2. Melakukan pengulangan (repetisi)
3. Melakukan pengontrasan kata kunci
4. Menggunakan partikel penegas
Penekanan Kata dalam Kalimat
Penekanan dalam kalimat adalah upaya pemberian aksentuasi, pementingan atau pemusatan perhatian pada salah satu bagian kalimat, agar bagian yang diberi penekanan itu lebih mendapat perhatian dari pendengar atau pembaca. Bagian kalimat yang penting perlu diberi penekanan atau penegasan agar maksud kalimat secara keseluruhan dapat dipahami.
 Adapun cara untuk penekanan kata, antara lain:
  Mengubah posisi kata dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di awal kalimat. Contoh:
1.      Harapan kami adalah perencanaan pendidikan gratis segera dicanangkan pemerintah.
2.      Pada kesempatan lain, kita akan membahas masalah ini.

  Menggunakan partikel. Penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel –lah, -pun, dan –kah. Contoh:
1.      Andalah yang harus bertanggungjawab soal itu.
2.      Bisakah dia menyelesaikannya?
3.      Kami pun berangkat dengan segera.

Samtiya Adi P.
Nim : 10410200029


Tidak ada komentar:

Posting Komentar